FMTI

FMTI
Have your training needs, please click here

Jumat, September 14, 2012

ARTIFICIAL LIFT TECHNOLOGY

PENGETAHUAN TENTANG ARTIFICIAL LIFT TECHNOLOGY 

http://zulfikariseorengineer.blogspot.com/2011/05/pengetahuan-tentang-artificial-lift.html

 

Artificial lift adalah metode yang digunakan untuk mengangkat hidrokarbon, umumnya minyak bumi, dari dalam sumur ke atas permukaan. Ini biasanya dikarenakan tekanan reservoir tidak cukup tinggi untuk mendorong fluida sampai ke atas  ataupun tidak ekonomis jika mengalir secara alamiah.
Artificial lift umumnya terdiri dari 5 macam yang digolongkan menurut jenis peralatannya.
1. Gas Lifting, menginjeksika gas (umumnya gas alam) ke dalam kolom minyak di dalam sumur sehingga berat minyak menjadi lebih ringan dan lebih mampu mengalir ke permukaan.
2. Sucker Rod Pumping, menggunakan pompa electric-mechanical yang dipasang dipermukaan. Dengan menggunakan prinsip katub searah, pompa ini akan mengangkat fluida formasi ke permukaan. Karena pergerakaannya naik turun seperti mengangguk, pompa ini dikenal dengans ebutan pompa angguk.
3. Subsurface Electrical Pumping, menggunakan pompa sentrifugal bertingkat yang digerakkan oleh moto listrik dan dipasang jauh di dalam sumur.
4. Jet Pump, Fluida dipompakan ke dalam sumur dengan tekanan yang tinggi lalu disemprotkan lewat nozzle ke dalam kolom minyak. Melewati lubang nozzle, fluida ini aka bertambah kecepatan dan energy kinetiknya sehingga mampu mendorong minyak sampai permukaan.
5. Progressive Cavity Pump, pompa dipasang di dalam sumur, tetapi motor dipasang di permukaan. Keduanya dihubungkan dengan batang baja yang disebut dengan sucker rod.

Gas Lift Technology

Teknologi ini untuk meningkatkan laju produksi minyak dengan cara menginjeksikan compressed gas ke bagian ujung bawah dari tubing melalui annulus antara tubing dengan casing.

2 

Perlu diingat, gas lift technology ini hanya dipasang pada sumur yang memproduksi sumur yang Rs nya rendah, yaitu sekitar 100-300, tidak untuk sumur yang memproduksi sumur dengan Rs 100000.
Sistem Sumur Gas Lift
1. Compressor Subsystem
a. Intake System
b. Outlet System
c. Choke
d. Pressure Gauge
e. Injection Rate Metering
2. Valve Subsystem
3. Wellbore Subsystem
a. Perforation Interval
b. Tubing Shoe
c. Packer
4. Wellhead Subsystem
a. Production Subsystem
i. Wellhead
ii. Production choke
iii. Pressure gauge
b. Injection Subsytem
i. Injection choke
5. Separator Subsystem
a. Separator
b. Manifold
c. Flow Metering

Artificial Lift Methods

Tujuan utama dari pembahasan kita kali ini adalah untuk meningkatkan produksi dari minyak dari sumur yang telah berproduksi ataupun untuk menghidupkan kembali sumur yang telah mati (tua).

Pendahuluan
1. Flowing Well
Pwf = Psep + dPf + dPt
2. No Flow Well
Pwf < Psep + dPf + dPt
Dalam metode gas lift ini kita berusaha untuk menurunkan densitas dari fluid yang akan diproduksikan. Karena pada umumnya sumur mati itu disebabkan oleh terproduksinya air yang memiliki densitas yang tinggi. Sehingga densitasnya perlu diinjeksikan gas. Dan metode inilah yang disebut dengan gas lift technology.
Untuk mengangkat fluida dari dalam sumur
1. Menurunkan gradien aliran dalam tubing
2. Menurunkan tekanan separator
3. Membarikan energi tambahan di dalam sumur untuk mendorong fluida ke permukaan
Berbagai macam Artificial Lift Methods
1. Gas Lift Well

1

2. Electric Submersible Pump Well, ESP
Dari namanya bisa kita tebak, pompa yang digunakan pada sumur ini menggunakan energi dari listrik. Sehingga diperlukan pasokan listrik yang continue. Kalau tidak continue pasokan listriknya, sumurakan bermasalah karena akan nyala dan mati. Ini dapat mengakibatkan sumur mati dan sulit untuk dihidupkan kembali.
3. Sucker Rod Pump Well

Sucker Rod Pump

  

by : zulfikar

Tidak ada komentar: